Launching Komunitas Peduli Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Tahun 2018 di Kec. Maja, Kab. Lebak

Setelah Selasa (11/12 ) kemarin mengadakan “Launching Komunitas Peduli Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Tahun 2018” di Kec. Panimbang Kab. Pandeglang, kali ini Tim LPPM Untirta melaksanakan acara serupa di Kec. Maja Kab. Lebak. Acara dengan tema serupa tersebut diadakan pada Hari Kamis 13 Desember 2018.

Tepat pukul 10.00 WIB acara dimulai. Masih dengan dengan konsep yang sama, yakni talkshow. Pun demikian dengan susunan kepanitiaannya sama dengan acara di Panimbang.

Sebagai audience acara talkshow di Maja kali ini diikuti oleh undangan dan kader-kader. Dari pagi mereka sudah sangat antusias dan memadati Kantor Kecamatan Maja. Para lurah pun turut serta dalam acara tersebut.

Dr. H. Benny Irawan, SH., MH., M.Si selaku Ketua LPPM membuka acara talkshow. Dan masih dengan Ibu Dr. Hj. Enggar Utari, S.Si., M.Si sebagai ketua panitia. Sebagai mukadimah, Dr. H. Benny Irawan, SH., MH., M.Si mengutarakan bahwa perlunya masyarakat ikut serta dan peduli dalam upaya TPPO, sebab ini merupakan bukan hanya tanggung jawab perangkat pemerintah & aparat kepolisian saja. Dr. Hj. Enggar Utari, S.Si., M.Si juga menambahkan, jangan pernah tergoda dengan calo-calo yang menjanjikan akan dijadikan TKI di luar negeri. Sebab, calo-calo tersebut belum tentu jelas bagaimana legalitasnya di mata hukum.

Acara talkshow kali  ini dipandu oleh Dr. Hj. Enggar Utari, S.Si., M.Si. Narasumber sebagai pembicara antara Ibu Hj. Erminawati dari DP3KB dari Prov. Banten, Perwakilan dari Polsek Maja, dan tentu saja selaku tuan rumah kali ini diwakili oleh Sekretaris Camat Maja.

Seolah-olah tak mau kalah dengan acara di Panimbang, peserta di Maja kali ini banyak yang bertanya tentang TPPO. Mereka penasaran, dan bahkan ada yang hamper pernah berhadapan dengan calo-calo TKI. Alasan ekonomi lagi-lagi menjadi alasan utama motivasi menjadi TKI. Para audience terpilih juga mendapat kenang-kenangan dari panitia karena bisa menjawab pertanyaan yang diajukan masing-masing narasumber.

Seperti halnya dengan di Panimbang, acara talkshow ditutup dengan pembubuhan tanda tangan narasumber dan peserta kepada baliho besar yang telah disediakan panitia LPPM. Dan peserta berikut narasumber dan panitia serta perangkat kecamatan Maja menutup acara talkshow dengan berfoto bersama. (BIK)